PENDIDIKAN ISLAM MODERN

Kedudukan
Teori Pendidikan Modern dalam Islam

 

Teori pengasuhan
dan  pendidikan modern berkembang sangat pesat di negara-negara
barat.   Seperti pengetahuan esakta dan teknik,  ilmu
pendidkan dan psikologi berkembang dimaksudkan untuk mempermudah manusia dalam
memecahkan masalah-masalah dalam kehidupannya.

Tujuan
pendidikan di dalam islam sebenarnya lebih lengkap karena tujuan pendidikan
tersebut adalah mendidik anak menjadi manusia yang sempurna intelektual dan
akhlaknya agar hidup bahagia  di dunia dan akhirat.  Tujuan ini
menyangkut seluruh aspek dari mulai intelektual, akhlak dan life skill. Teori
yang dijamin benar didalam pendidikan dan psikologi adalah alqur’an dan Hadist,
sehingga sebagai umat Islam kita harus merujuk pendidikan dan psikologi ini kepada
dua sumber tersebut.  Teori dari Qur’an dan Hadist berisi teori dan metode
yang bersifat umum, sehingga dalam tingkat teknis dan operasionalnya harus
dikembangkan oleh manusia itu sendiri, ini yang kemudian kita jumpai l sebagai
teori pendidikan, psikologi yang berkembang di barat.

Teori
pendidikan dan psikologi modern ini merupakan hasil usaha  manusia yang
bersifat ilmiah berdasarkan temuan,eksperimen serta  pengalaman
empiris, tentu saja sifatnya tidak absolut sehingga bisa saja teori
ini berubah dalam perjalanannya. Apa yang baik dan benar pada suatu waktu
dan suatu tempat belum tentu benar di waktu dan tempat yang lain. Tapi bukan
berarti kita tidak boleh sama sekali menengok teori atau metoda pendidikan dan
pembelajaran yang berkembang pesat dalam psikologi Modern. Mengabaikan
sama sekali temuan-temuan ilmiah membuat kita kehilangan kesempatan untuk
mengoptimalkan tugas kita sebagai orang tua. Tidak sedikit
temuan-temuan ilmiah lebih memudahkan kita menjalankan dalil-dalil wahyu
(Quran dan Hadist). Kadang dalil wahyu  memberi  panduan yang
bersifat prinsip dan umum sehingga pengetahuan kita tentang psikologi modern
dapat memudahkan kita menerapkan nya pada tingkat teknis dan operasional..

Tapi apakah
semua teori dan temuan ilmiah harus kita ikuti ? atau menunggu samapi
teori modern itu terbukti kesalahannya sekian tahun mendatang ? Yng kita
perlukan adalah menguji apakah teori itu sesuai dengan Qur’an dan Sunnah, jadi
penakarnya adalah dua sumber tersebut  karena Quran dan Hadist pasti benar
dan telah teruji dalam rentang sejarah yang panjang.

Contoh
nya Teori bahwa setiap remaja akan mengalami krisis indentitas, mencari jati
diri, apakah benar demikian ? ternyata kalau kita pelajari sejarah islam yaitu
pada jaman generasi Islam awal dan sesudahnya, anak-anak remaja islam pada
waktu itu telah tumbuh menjadi pribadi yang dewasa dan memiliki Ilmu
dan tingkat kematangan yang tinggi menurut ukuran kita
sekarang. Sudah memiliki tanggung jawab yang tinggi pada diri, keluarga
dan masyarakatnya. Berbeda sekali dengan pemaparan teori krisis identitas
yang yang dipaparkan oleh para psikolog.

 

ILMU PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Ilmu Pendidikan
Dalam Perspektif Islam, Menurut Langgulung pendidikan Islam tercakup dalam
delapan pengertian, yaitu At-Tarbiyyah Ad-Din (Pendidikan keagamaan), At-Ta’lim
fil Islamy (pengajaran keislaman), Tarbiyyah Al-Muslimin (Pendidikan
orang-orang islam), At-tarbiyyah fil Islam (Pendidikan dalam islam),
At-Tarbiyyah ‘inda Muslimin (pendidikan dikalangan Orang-orang Islam), dan
At-Tarbiyyah Al-Islamiyyah (Pendidikan Islami).

Arti pendidikan
Islam itu sendiri adalah pendidikan yang berdasarkan Islam. Isi ilmu adalah
teori. Isi ilmu bumi adalah teori tentang bumi. Maka isi Ilmu pendidikan adalah
teori-teori tentang pendidikan, Ilmu pendidikan Islam secara lengkap isi suatu
ilmu bukanlah hanya teori.

Hakikat manusia
menurut Islam adalah makhluk (ciptaan) Tuhan, hakikat wujudnya bahwa manusia
adalah mahkluk yang perkembangannya dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungan.

Manusia sempurna
menurut Islam adalah jasmani yang sehat serta kuat dan Berketerampilan, cerdas
serta pandai.

Tujuan umum
pendidikan Islam ialah terwujudnya manusia sebagai hamba Allah. Jadi menurut
Islam, pendidikan haruslah menjadikan seluruh manusia yang menghambakan kepada
Allah. Yang dimaksud menghambakan diri ialah beribadah kepada Allah.

B. Pendidikan
Dalam Perspektif Islam

Pengertian
pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberi bimbingan atau
bantuan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar
mencapai kedewasaan. Pendidik Islam ialah Individu yang melaksanakan tindakan
mendidik secara Islami dalam situasi pendidikan islam untuk mencapai tujuan
yang diharapkan.

Menurut Langgulung
(1997), pendidikan Islam tercakup dalam delapan pengertian, yaitu At-Tarbiyyah
Ad-Din (Pendidikan keagamaan), At-Ta’lim fil Islamy (pengajaran keislaman), Tarbiyyah
Al-Muslimin (Pendidikan orang-orang islam), At-tarbiyyah fil Islam (Pendidikan
dalam islam), At-Tarbiyyah ‘inda Muslimin (pendidikan dikalangan Orang-orang
Islam), dan At-Tarbiyyah Al-Islamiyyah (Pendidikan Islami).

Pendidik Islam
ialah Individu yang melaksanakan tindakan mendidik secara Islami dalam situasi
pendidikan islam untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Para

ahli pendidikan lebih menyoroti istilah-istilah dari aspek perbedaan antara
tarbiyyah dan ta’lim, atau antara pendidikan dan pengajaran. Dan dikalangan
penulis

Indonesia

,
istilah pendidikan biasanya lebih diarahkan pada pembinaan watak, moral, sikap
atau kepribadian, atau lebih mengarah kepada afektif, sementara pengajaran
lebih diarahkan pada penguasaan ilmu pengetahuan atau menonjolkan dimensi
kognitif dan psikomotor.

Pengertian
pendidikan bahkan lebih diperluas cakupannya sebagai aktivitas dan fenomena.
Pendidikan sebagai aktivitas berarti upaya yang secara sadar dirancang untuk
membantu seseorang atau sekelompok orang dalam mengembangkan pandangan hidup,
sikap hidup, dan keterampilan hidup, baik yang bersifat manual (petunjuk
praktis) maupun mental, dan sosial sedangkan pendidikan sebagai fenomena adalah
peristiwa perjumpaan antara dua orang atau lebih yang dampaknya ialah berkembangnya
suatu pandangan hidup, sikap hidup, atau keterampilan hidup pada salah satu
atau beberapa pihak, yang kedua pengertian ini harus bernafaskan atau dijiwai
oleh ajaran dan nilai-nilai Islam yang bersumber dari al Qur’an dan Sunnah
(Hadist). Menurut Prof. Dr. Mohammad Athiyah al Abrasyi pendidik itu ada tiga
macam :

1. Pendidikan
Kuttab

Pendidikan ini
ialah yang mengajarkan al Qu’ran kepada anak-anak dikuttab. Sebagian diantara
mereka hanya berpengetahuan sekedar pandai membaca, menulis dan menghafal al Qur’an
semata.

2. Pendidikan Umum

Ialah pendidikan
pada umumnya, yang mengajarkan dilembaga-lembaga pendidikan dan mengelola atau
melaksanakan pendidikan Islam secara formal sperti madrasah-madrasah, pondok
pesantren ataupun informal seperti didalam keluarga.

3. Pendidikan
Khusus

Adalah pendidikan
secara privat yang diberikan secara khusus kepada satu orang atau lebih dari
seorang anak pembesar kerajaan (pejabat) dan lainnya.

C. Defenisi Ilmu
Pendidikan Islam

Ilmu Pendidikan
Islam adalah ilmu pendidikan yang berdasarkan Islam. Isi ilmu adalah teori. Isi
ilmu bumi adalah teori tentang bumi. Maka isi Ilmu pendidikan adalah
teori-teori tentang pendidikan, Ilmu pendidikan Islam secara lengkap isi suatu
ilmu bukanlah hanya teori, tetapi isi lain juga ada ialah :

1. Teori.

2. Penjelasan
tentang teori itu.

3. Data yang
mendukung tentang penjelasan itu.

Islam adalah nama
Agama yang dibawa oleh nabi Muhammad saw, yang berisi seperangkat ajaran
tentang kehidupan manusia ; ajaran itu dirumuskan berdasarkan dan bersumber pada
al Qur’an dan hadist serta aqal. Penggunaan dasarnya haruslah berurutan :al
Qur’an lebih dahulu ; bila tidak ada atau tidak jelas dalam al Qur’an maka
harus dicari dalam hadist ; bila tidak ada atau tidak jelas didalam hadist,
barulah digunakan aqal (pemikiran), tetapi temuan aqal tidak boleh bertentangan
dengan jiwa al Qur’an dan hadist.

 

 

Say your words